semangat adenium

Minggu pagi bersama di rumah, engga ada yang menandingi kenikmatannya apalagi dengan secangkir kopi buatan istri, memang lebih mantap meski dibanding kongkow di starback atau coffee bean sekalipun. Acaranya juga sederhana, engga ada diskusi yang serius paling cerita tentang berpindahnya pohon adenium agar mendapatkan sinar mentari lebih banyak dan bunga berwarna pink kesukaan kucai yang sampe saat ini belum juga merekah.
Setelah itu, kami bersiap memindahkan acara ke jakarta untuk makan siang yang nikmat, di tempat siapa lagi kalo bukan ibuku hehehe, engga perlu memasak dan mencuci piring dengan menu kesukaan meskipun sebelumnya ada undangan aqiqah di rumah sebelah sehingga ada kesempatan untuk memasukan sedikit daging kambing kurban yang disediakan tuan rumah.
Adenium semakin semangat mencari hangatnya mentari, menumbuhkan tunas di setiap ujungnya, menandakan adanya kehidupan yang bergulir.

One Comment

  1. Posted November 19, 2008 at 5:26 pm | Permalink

    Yas kenalin dong sama apt-get wifenya … :))

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word