
-
Pages
-
Categories
-
Archives
engga ada yg sulit menulis cerita, tetapi yang paling meresahkan adalah, apakah isinya akan bertahan lama ? mungkin engga akan terhindar dari kritik bahkan dari diri sendiri ?

Waktu yang begitu menyenangkan sudah lewat , senin ini hampir semua penduduk Jakarta udah kembali, kemungkinan juga ngajak kerabat lain. Diperkirakan hampir 8 juta jiwa yang tinggal di Jakarta dan saat pada mudik minggu kemaren lebih dari 2/3 pindah sementara . Dengan fasilitas yang ada di Jakarta seperti jalan raya yg lebar, trans jakarta yang tetap beroperasi ditambah atraksi hiburan dihampir semua pinggiran kota, sungguh menyenangkan tetap tinggal disini di Jakarta waktu liburan senengnya.
Mengucapkan Mohon Maaf Lahir Batin.
Trias Adijaya
Sebuah iklan perusahaan pencari kerja di Jerman, menggambarkan lebih baik cari kerja tempat lain dibanding menjadi “Ass-Kisser”.
Mempertahankan harga diri dengan mencari kerja baru hehe
server ini awalnya hasil swadaya sendiri , betul loh ..mulai dari hardware sampe biaya perawatan, termasuk colocation, tapi setelah beberapa tahun berjalan, akhirnya ada juga yang mau memberikan donasi. Engga tanggung2, bahkan juga memberikan “server”nya untuk dijadikan domain0 dan diatasnya berjalan host, membuat kemampuan daya hitung dari central procesor unitnya bertambah tiga kali lebih powerful, juga menambahan 512 kb cache di bus yang memberikan kapasitas data terhitung setiap kali proses lebih banyak, belum lagi ditopang oleh jumlah memory yang naik 3 kali lipat. Dan hari ini para donatur yang budiman juga kirim sms menyatakan sudah melakukan transfer .. waahhh . kamsia, kamsia …… saya menjadi lebih ringan sekaligus “server” menjadi cepatt.
Apa yang menyebabkan tetap diperlukannya tenaga IT salah satunya adalah kebutuhan upgrade yang harus dilakukan secara periodik meskipun kondisi sistem masih sehat sentosa, kenapa? wah itulah cukup rumit dan engga bisa cuman satu kali pertemuan kuliah aja, mangka dari itu lah diperlukan kuliah khusus buat menjawabnya.
Tapi berkaitan dengan itu, server ini pun baru2x ini mengalami upgrade system operasi dari Debian 3.1 ke Debian 4.0 (etch). Selain untuk membetulkan konfigurasi,ganti kernel menjadi 2.6 dan yang penting install virtual server dengan Xen
sudah saat untuk beribadah puasa, sore yang cerah ini menandakan mulainya bulan penuh hikmah semoga dengan puasa kita semua menjadi pilihanNya untuk dikabulkan do’a-do’a dan kembali menjadi fitrah
engga juga, new design dan konsep baru buat Adijaya Inc sudah terjadi, bisa dilihat di adijaya.com dengan memodifikasi gambar dari website lain,diubah sedikit dengan personal touch :-), menghasilkan fetus logo,meskipun belum informatif dan belum stabil benar, tapi paling tidak kami sudah hadir setelah berdiskusi panjang lebar. Pelayanan yang saat ini ada merupakan gabungan antar media yaitu blogs.or.id , middleware.or.id, dan kolaborasi.net. Sedangkan yang akan dibangun wiki/dokumentasi, svn/versioning, dan mirror buat aplikasi tertentu.
Fokus utama ya apalagi, membuat komunitas open source lebih mudah dan terbiasa untuk membangun proyeknya, dengan sharing pengetahuan baik itu melalui dokmentasi,catatan harian (blog) dan kerja sama tim(kolaborasi), diusahakan semua service menggunakan open source. Agar dapat tetap eksis, kami sedang memikirkan untuk membuat konsep bisnis model yang terbaik. Jadi setelah beberapa bulan ini hanya bisa install doang, sekarang bikin yang benarnya, meskipun belum berjalan dengan lancar.
Untuk yang sudah pernah baca “Google Story†http://www.amazon.com/Google-Story-David-Vise/dp/055380457X karangan David Vise & Mark Malseed, mungkin tidak terlalu heran dengan mega deal yang terjadi baru2x ini, pembelian YouTube oleh Google Inc., sebagian menganggap ini bubble jilid 2 di internet yang akan merambat seperti tahun 2000 era dotcom dan meninggalkan para pekerja hitech menjadi jobless, tapi sepertinya modus ini bukan kearah situ.
Awalnya pendiri Google sangat terobsesi dengan content yang berterbangan di internet, tetapi setelah hampir semua site berhasil secara berkala diambil,content offline pun jadi target berikut, beberapa perpustakaan dilobi untuk project digitalisasi buku arsipnya, engga heran kalo google mencari content film/movies yang ada berlimpah di YouTube, dengan harga $ 1.65 Milyar, sebuah tawaran yang engga dapat
ditolak oleh Steve dan Chad pemiliknya, meskipun seminggu sebelumnya konon Microsoft dan Yahoo sudah mulai kasak kusuk mau beli duluan.